Dua Siswa SMA Negeri 9 Jeneponto Torehkan Prestasi pada Lomba Debat Indonesia Cabang Bahasa Inggris Tingkat Provinsi.


Siti Fatimah Zahra. Jeneponto-BACA. Sabtu 18 Juli 2026. Pukul 13:35 WITA.

Gambar 1.1. Ucapan selamat kepada kedua siswa SMA 9 Jeneponto atas prestasi yang telah diraih. 

Prestasi membanggakan kembali diraih SMA Negeri 9 Jeneponto. Dua siswanya, Muh. Imam Al Hafidz dan Aisya Humaira Adam, berhasil menorehkan prestasi pada Lomba Debat Indonesia (LDI) Cabang Bahasa Inggris tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Setelah melalui seleksi awal, keduanya berhasil masuk dalam 24 speaker terbaik dan berhak mengikuti kompetisi tingkat provinsi.

Seleksi awal dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026, melalui sistem pengiriman video. Pada tahap ini, setiap sekolah mengirimkan tiga peserta yang dinilai secara individu berdasarkan kemampuan sebagai first speaker. Dari seluruh peserta, dipilih 24 speaker terbaik untuk melaju ke tingkat provinsi.

Kompetisi tingkat provinsi dilaksanakan pada Jumat, 17 Juli 2026, bertempat di MAN 1 Makassar. Ke-24 speaker terbaik dibagi secara acak menjadi delapan tim yang masing-masing beranggotakan tiga orang. Selama kompetisi, setiap tim mengikuti tiga ronde debat dengan lawan serta posisi sebagai pihak pro atau kontra yang ditentukan secara acak. Pada akhir perlombaan, panitia menetapkan tiga tim terbaik berdasarkan akumulasi poin dari seluruh ronde sekaligus mengumumkan 10 The Best Speaker.

Pada ajang tersebut, Muh. Imam Al Hafidz berhasil meraih Best Team 1 sekaligus masuk dalam 10 The Best Speaker dengan menempati peringkat keenam. Sementara itu, Aisya Humaira Adam turut mengukir prestasi dengan membawa timnya meraih Best Team 2. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan, kerja keras, dan dedikasi keduanya mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Gambar 1.2. Dokumentasi foto bersama setelah pemberian sertifikat kepada para pemenang. 

Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Imam dan Aisya menjalani latihan intensif dengan bimbingan Muhdiati Rahmi, S.Pd., Gr., S.I.Pust. (Ma'am Rahmi), Naimah, S.Pd. (Ma'am Ime), dan Mufidatul Asmi, S.Pd., Gr. (Ma'am Mimi). Selain itu, proses pembinaan juga mendapat dukungan dari Suardi, S.Pd., Gr. (Sir Ardi). Dukungan dari orang tua, teman satu tim, kakak kelas, serta para guru turut menjadi motivasi bagi keduanya selama menjalani proses persiapan.

"Jangan takut mencoba dan jangan mudah menyerah dalam proses. Setiap latihan, sekecil apa pun, akan menjadi bekal yang berharga. Percayalah pada kemampuan diri sendiri, terus belajar dari setiap kesalahan, dan jadikan setiap tantangan sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik," ujar Muh. Imam Al Hafidz.

Prestasi yang diraih Muh. Imam Al Hafidz dan Aisya Humaira Adam menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMA Negeri 9 Jeneponto. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani mengikuti berbagai kompetisi, serta mengharumkan nama sekolah di tingkat provinsi maupun nasional.

Editor Penulis: Nur Alif Al Fajar Rahman. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo tulis komentar anda disini